Mengenai Saya

Foto saya
Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia
-just ordinary poeple -ingin menjadi orang yg lebih dewasa lagi

Senin, 27 Juni 2011

indomii ceritaku

banyak akhir2 ini yang menceritakan kisahnya tentang indomi, ada yang berakhir dengan happy anding story dan ad yg berakhir dgn sad ending story, aq juga akan membagi kisah pengalamanq saat mau makan indomi ya.

-saya masih teringat dengan kucing saya yang pertama, dia sangat senang banget makan indomi sisa punyaku, klo misalnya saya sudah kenyang makan indomi, sisanya ya saya kasih ke kucingq, klo lagi lahapnya ya tak makan sendiri sampe habis, pada saat kucingq mati saya menyempatkan waktu untuk menguburnya, sebenarnya sih males. setelah saya kubur kucing saya, saya tidak lupa menaburkan bumbu indomi ke pemakamannya untuk mengenangx, selamat jalan ya :-( , ini ceritaku apa ceritamu

-waktu itu saya mau makan indomi, tapi saya males masaknya habisnya nunggu waktu beberapa menit untuk menunggunya matang, saya urungkan niat untuk membeli indomi dan beralih ke mie gelas, eh ternyata mie gelas lebih simpel, tinggal di seduh air panas udah jadi deh. ini ceritaku apa ceritamu

-saat mw sarapan pagi, saya menyempatkan waku untuk membuat indomi di mejikjer, pada waktu niat untuk memasaknya ehh malah mati lampu, saya melihat jam udah pukul 7.00, karena takut terlambat berangkat kuliah akhirnya saya makan aj indominya mentah2 sambil jalan. sesampainya di kampus dan di ruang kuliah, perut ku malah mules2, ini ceritaku apa ceritamu.

-jamannya SMA, pada saat jam2 istirahat saya berniat untuk memakan indomi di kantin sekolahan dengan teman saya sekelas, habis itu saya pesan indomi 2 porsi dengan teman saya ke pramusaji kantinya. tak lama kemudian indomi kami datang, dan kami pun bersiap2 untuk menyantapnya, baru suapan ke 3 tiba2 indomi teman saya tumpah dan terjatuh karena di senggol oleh teman saya yg beda kelas. otomatis teman saya marah, suasana semakin memanas dan indomi saya pun masih panas juga, adu jotos tak terelakan, saya ya masih tetap memakan indomi. lumayan makan indomi di tambah tontonan tinju gratis. ini ceritaku apa ceritamu.

sekian cerita indomi dari saya, kalo ada cerita tantang indomi baik yg saya inget, maupun yang saya gak inget, akan saya publish di sini lagi. merci

Minggu, 26 Juni 2011

mencari metode ikhlas

sejak saya duduk di bangku sekolah dasar, saya memiliki obsesi untuk memahami makna keutamaan sifat ikhlas dalam mencapai kebahagiaan hidup. lambat laun obsesi itu berubah menjadi doa yang isinya kira2 " Allaahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa qinna'adzaabannar." eh salah2 itu doa sebelum makan yg bener "ya allah, setelah saya mengetahui keutamaan 'ikhlas' secara teoretis, saya memohon agar di beri petunjuk bagaimana cara mengamalkanya secara praktis" 

yang saya harapkan dari doa tersebut adalah suatu how-to, suatu prosedur mental, atau inner-protocols yang mudah di aplikasikan bukan lagi penjelasan konseptual atau dogmatis belaka. bukan saja untuk memahami 'benang merah' dari berbagai petunjuk tentang ihklas. saya lebih ingin menemukan 'kabel merah' keikhlasannya agar saya bisa merasakan setrumnya untuk kemudian mengelolanya. tapi bukan setruman listrik di rumah yang asli ya, mati konyol aq ntar. 

oleh karena sifatnya yang teknologis, maka saya hanya menjelaskan mengapa dan bagaimana hanya dengan ikhlas manusia memang otomatis akan menjadi lebih tenang, bahagia, dan sukses dalam hidupnya. kecuali yg memiliki motto "hidup enggan matipun tak mau" hihihi. 

seperti tknologi, ikhlas ini memang sama dan bersifat otomatis. kita tidak perlu mempercayainya untuk memperoleh manfaatnya. seperti anda yg tidak perlu percaya pada teknologi handphone, (gaptek banget sih g punya handphone) ketika anda akan mengirim SMS : cukup lakukan prosedurnya dengan benar dan ketik send, klopun pending trus kirim kedua kalinya, kalaupun masi pending2 terus, cek itu pulsanya, habis kali.

bayangkanlah bagaimana rasanya jika anda bisa 100% menyakini tuntunan ikhlas bukan karena terpaksa harus menyakininya, tetapi karena hasil dari proses keikhlasan hidup yang mewujud nyata dalam keseharian anda. dimana kita yakin bahwa ketika kita sudah berikhlas dengan prosedur yang benar maka kita semakin dekat dengan tuhan sehingga niat-niat kita pun menjadi jauh lebih mudah untuk diraih. dan kita juga tahu bahwa jika kita masih belum mendapatkan apa yang  diinginkan berarti berarti harus disempurnakan lagi prosedur di dalam pikiran dan hati anda. karena hati memiliki logika yang tidak mampu dipahami oleh akal pikiran. jadi belajarlah untuk berbuat ikhlas.  

Sabtu, 25 Juni 2011

surat untuk ibu :-)

ibu, sebelumnya makasih ya telah membesarkanku sampai saat ini, memberikan aq sebuah kasih sayang, memberikanku sebuah arti kedewasaan, Hari ini aku tulis surat untukmu, Tentang kebahagiaan Tentang penderitaan Aku masih tetap ingat Kata bijak yang engkau katakan “Tersenyumlah Sebab, senyum adalah ibadah” Kebahagiaan selama ini Adalah kebahagiaan untuk ibu Penderitaan selama ini Adalah penderitaan untuk ibu. Ibu Ini adalah surat, Surat tentang kisah anakmu, Yang ditulis, Karena kebahagiaan Karena penderitaan

Inilah waktu yang tepat Seorang anak ingin mencari jati dirinya. Bantulah dengan penuh ikhlas, Cinta seorang anak kepada ibu Adalah hati nurani Demikian juga cinta seorang ibu kepada anak, Ibu . Biarlah anakmu mencari jati dirinya, Biarlah anakmu menempuh jalan hidup sendiri. Hanya doa ibu yang aku harapkan Janganlah bersedih Melihat anakmu pergi Mencari jati diri, menempuh jalan hidup sendiri, Ibu …. Anakmu bangga Punya ibu sepertimu
Inilah kehidupanku Ibu Saat kecil, Engkau tulis harapanmu, Ibu Engkau berharap aku menjadi teladan. Hidup adalah jalan Yang harus dilakukan, Karena hidup punya tujuan. Inilah kehidupanku, Kerasnya kehidupan seperti batu Yang harus aku lakukan Bagaimana kehidupanmu Ibu, Ceritakanlah Ibu ?Apakah kehidupan ibu Akan sama dengan kehidupanku ? Kehidupan seorang teladan
I b u Engkau adalah seorang ibu Yang selalu menemaniku Ketika aku butuh kasih sayang, Didalam hatiku Engkau adalah ibu Dengan senyum dan cinta Engkau tebarkan kepada anak anakmu, Ibu ….Masihkah engkau ingat, Anak anakmu dulu Bermain di dekat pekarangan rumah ? Bercanda, tertawa, tanpa kenal lelah, Ibu  Masihkah engkau ingat Anak mu ini dulu selalu memahariq karena sering menggangu adik2nya hingga nangis, itu terkadang aq merasa iri dulu akan kasih sayangmu dan Engkau selalu memarahiku, tapi, Kemarahanmu adalah kasih sayang Anakmu Rindu Ibu ? Rindu masa lalu, Rindu masa depan
Di tengah perjalanan yang harus aku lakukan Pesan ibu aku pegang, Pesan ibu selalu menjadi titik kerinduan “Janganlah engkau menyerah anakku Pergilah, lihatlah dunia luar Dunia itu adalah milikmuKelak engkau akan menikmatinya” Terima kasih, ibu Betapa mulia hati ibu Pesan dan doa adalah bekal Ditengah perjalanan yang harus aku lakauakan

mencari pasangan yg pas tidak semudah mencari buku yg enak buat dibaca

sudah berapa lama ya aq jomblo ya ? kira2 smester 3 aq putus sma pacar  males ngtungnya ntr malah keinget. (padahal lemah matematika). jomblo tak bawa have fun aj. kan msh banyak teman2 yg ngibur. hihihihi. yah tapi gak selamanya saya jomblo 100% ada jg lah rasa untuk mencari pasangan yg pas buat hati. memang tidak mudah mencari pasagan yg pas buat hati dan bertahan selamannya, karena mencari pasangan itu jgn disamakan kyk mencari buku yg enak buat di baca. smpe saat ini saya slalu berdoa sma guti allah untuk memberikan pasangan yg tepat buat kelak nanti, tapi itu bukan prioritas pertama doa saya. karena prioritas utama saya berdoa itu untuk kesehatan orang tua dulu. hihihihi so kpn mulai mencari, kita lihat saja nanti.

-jodoh ada di tangan tuhan, tp tergantung bagaimana kita berusahanya.